Sabtu, 12 Juli 2014
Home Berita Utama KESDM Ajukan Penambahan Asumsi Dasar Listrik di APBN-P 2013

Daerah

 
KESDM Ajukan Penambahan Asumsi Dasar Listrik di APBN-P 2013 PDF Cetak E-mail
Oleh Erwin Siregar   
Kamis, 23 Mei 2013 19:24

Jakarta, Tambangnews.com. - Dirjen Kelistrikan Kementerian Energi Sumber Daya Mineral (ESDM) mengusulkan penambahan asumsi dasar subsidi listrik dalam Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara Perubahan (RAPBN-P) 2013.

Dirjen Ketenagalistrikan, Kementerian ESDM, Jarman menyebutkan, nota keuangan alokasi subsidi listrik berjalan pada awal tahun 2013 hanya sebesar Rp 80,9 triliun. Kini, pihaknya mengharapkan adanya perubahan dalam APBN-P sebesar Rp99,97 triliun.

"Kami mengusulkan adanya perubahan dalam APBN-P karena beban subsidi yang semakin besar lantaran ada sejumlah faktor yang mengerek beban biaya di tahun ini," kata Jarman dalam RDP di Komisi VII Gedung DPR, Jakarta, Kamis (23/5/13).

Lanjut Jarman, subsidi listrik berjalan kini sudah mencapai Rp78,62 triliun. Pihaknya mengingingkan adanya penambahan dalam APBN-P sebesar 99,97 triliun. Di samping itu adanya pembiayaan subsidi dari 2011 ke 2012 juga menciptakan beban biaya tinggi.

"Kemudian untuk carry over di 2014 juga menjadi salah satu acuan kami mengusulkan kenaikan subsidi listrik," beber Jarman.

Jarman mengatakan, adanya penambahan beban subsidi lantaran tingginya harga dari sumber energi gas bagi pembangkit listrik, serta fluktuatifnya nilai tukar rupiah dibanding dollar Amerika.

"Dan yang terpenting yaitu naiknya asumsi Indonesia Crude Price (ICP) dari USD 100 per barel menjadi USD 108 per barel," ungkap Jarman. (Erwin Siregar)

SocialTwist Tell-a-Friend
 

Gold Price Update

Gas Price Update

Artikel Terkait

Komentar