Minggu, 26 Oktober 2014
Home Berita Editorial Rencana Bakrie Menguasai Seluruh Saham Divestasi PTNNT Sudah Ada Sejak Tahun 2007
Rencana Bakrie Menguasai Seluruh Saham Divestasi PTNNT Sudah Ada Sejak Tahun 2007 PDF Cetak E-mail
Oleh Administrator   
Sabtu, 20 November 2010 20:59
altTambangnews.com.- Berita tentang Rencana PT.Bumi Resources untuk menguasai seluruh saham yang akan didevestasikan oleh PT Newmont Nusatenggara (PTNNT) sudah ada sejak tahun 2007. Namun informasi ini sengaja tidak digubris oleh penentu kebijakan di tiga Pemerintah Daerah di wilayah NTB dengan berbagai alasan yang tidak masuk akal.

Saat ini kepemilikan saham di perusahaan daerah bentukan PT. Multi Daerah Bersaing (PTMDB) yang merupakan  perusahaan patungan antara Perseroan dengan PT. Multi Capital yang bekerjasama untuk melaksanakan pembelian divestasi saham PT. Newmont Nusa Tenggara (PT. NNT) dengan Pemprov NTB, Pemda Kabupaten Sumbawa Barat dan Pemda Sumbawa dengan komposisi saham 75% Multicapital dan 25% untuk PT Daerah Maju Bersaing (PTDMB) yang dimiliki tiga Pemda di NTB.

Porsi kepemilikan saham ini akan berubah seiring dengan rencana PT Bumi Resources Tbk (BUMI) yang merupakan induk dari  PT. Multi Capital melakukan eksekusi atas Mandatory Conversion Notes (MCN) senilai Rp4,959 triliun yang akan diterbitkan anak usaha PT Bumi Resources Minerals Tbk (BRMS), PT Multi Daerah Bersaing (MDB). Dengan adanya rencana ini maka kepemilikan saham PT Bumi Resources Tbk (BUMI) akan naik menjadi 83%.

Tentu saja rencana PT Bumi ini mendapat reaksi keras dari komisi II di DPRD Kabupaten Sumbawa Barat (KSB) dan Kabupaten Sumbawa (KS) karena otomatis saham yang akan dimiliki oleh KSB 1,6% dan KS hanya 0,8%.

Berita kepemilikan saham mayoritas oleh kelompok Bakrie sebenarnya merupakan berita basi, karena dalam dokumen perjanjian rahasia yang dipublikasikan pertama kali oleh Sumbawanews.com pada 4 Maret 2008 secara tegas digariskan saham divestasi akan dikuasai oleh Grup Bakrie hingga 85% dari 31% saham yang didivestasikan PTNNT.

Dokumen ini merupakan MoU  pertama sebelum MoU resmi antara Bumi dengan Pemprov NTB, Pemda Kab Sumbawa dan Pemda Kabupaten Sumbawa Barat membentuk PTMDB.

Dalam Kesepakatan bersama antara PT. Bumi Resources, TBk dengan PT.Gerbang Emas dan Perusahaan Daerah Kabupaten Sumbawa tentang Saham-saham divestasi PT.Newmont Nusatenggara (PTNNT) disebutkan pihak pertama (PT.Bumi) akan mengusai 85% saham yang akan divestasikan melalui perusahaan patungan yang akan didirikan, sedangkan pihak kedua (PT Gerbang Emas) dan pihak ketiga ( Perusda Sumbawa ) hanya akan menerima 15% saham.

Nota Kesepakatan bernomor 221.BR/BOD/III/07, nomor 01/GE/2007 dan Nomor 57/PD/III/2007 ditandatangani tanggal 16 Maret 2007 oleh Ari Saputra Hudaja Sebagai Presiden Direktur PT BUmi Resources, Tbk, Drs. H. Mujitahid sebagai Direktur Utama PT Gerbang Emas dan Arifin Umar, BSc Sebagai Direktur Perusda Sumbawa.

Dalam nota kesepakatan tersebut perusahaan patungan akan membeli 3% saham yang akan didivestasikan dan kemudian akan bertambah sampai dengan 31% saham sesuai dengan rencana divestasi PTNNT.

Dalam hal ini kewajiban PT GE dan Perusda Sumbawa berkewajiban menjamin ketersediaan dan diperolehnya perijinan-perijinan ditingkat daerah serta menjaga aspirasi masyarakat ditingkat pemerintah daerah agar kondusif terhadap perusahaan patungan maupun Newmont ( setelah perusahaan patungan perusahaan patungan menjadi bagian didalamnya).

Kerjasama ini hanya berlaku maksimal selama 2 tahun, dan selama masa berlaku ini, semua pihak yang terlibat dalam kerjasama sepakat untuk menjaga kerahasiaan dari kerjasama yang diatur dalam nota kesepakatan ini, serta tidak memberikan informasi, keterangan dan data berkenaan dengan kerjasama ini kepada pihak lain tanpa persetujuan lain dari para pihak.

Dalam pasal 4 dijelaskan bahwa  pihak kedua (PTGE) dan ketiga (Perusada Sumbawa) yang terlibatkan akan menyisihkan sebagian saham kepada Kabupaten Sumbawa Barat karena rencananya untuk berpartisipasi dalam pembelian saham-saham Divestasi PTNNT tersebut. 

Perjalanan tiga tahun dari tahun 2007 hingga 2010 sehingga terbentuk PT Daerah Maju Bersama (PTDMB) dengan dukungan Perda No. 4 Tahun 2010 merupakan skenario besar agar saham tersebut beralih ke Grup Bakrie. Beberapa aktor intelektual yang tak lain kepala daerah di tiga wilayah pemilik saham belum bisa memberikan argumen masuk akal, mengapa saham tersebut justru dikuasai oleh kelompok Bakrie. Padahal jargon yang didengungkan sejak awal, saham untuk kepentingan rakyat dan rakyat melalui Pemerintah daerah harus menguasai saham tersebut.

Nah..siapa yang dirampok dan siapa merampok...? Mereka yang terlibat dalam proses divestasi inilah yang bisa menjawabnya...wallahualam....(arh)


Download Lampiran:
Nota Kesepakatan Bumi, PTGE dan Perusda Sumbawa tahun 2007
Nota Kesepahaman Antara Provinsi NTB, Pemda KSB dan Pemda KS dengan PT Bumi Resources Tentang Pembelian Saham PTNNT tahun 2007
Perda No. 4 Tahun 2010 Tentang PTDMB
SocialTwist Tell-a-Friend
 

Gold Price Update

Gas Price Update

Artikel Terkait

Komentar

 
Puluhan Perusahaan Tambang Nunggak Pajak Daerah 25 Oktober 2014, 07.10 Administrator Daerah
Puluhan Perusahaan Tambang Nunggak Pajak Daerah
Fahri: Kenaikan BBM Sekarang Tidak Tepat 21 Oktober 2014, 06.28 Administrator Utama
Fahri: Kenaikan BBM Sekarang Tidak Tepat
Fadli Zon: Belum Mendesak Menaikkan Harga BBM 16 Oktober 2014, 06.28 Administrator Utama
Fadli Zon: Belum Mendesak Menaikkan Harga BBM