Jumat, 24 Oktober 2014
Home Berita Daerah Ribuan Hektar Lahan Tambang KSB Akan Dieksplorasi
Ribuan Hektar Lahan Tambang KSB Akan Dieksplorasi PDF Cetak E-mail
Oleh Raden Suharto   
Senin, 19 April 2010 10:12
altTaliwang KSB. Tambangnews.com.- Status investasi tambang emas dan mineral pengikut (DMP) serta batu mangaan di bumi “Pariri Lema Bariri” dapat dipastikan, karena lima perusahaan pemegang kuasa pertambangan atau SKPKP eksplorasi di sejumlah kawasan sudah resmi dikeluarkan oleh pemerintah daerah dan pusat.

      Data yang dihimpun wartawan Tambangnews.com,  bahwa sejak 2007-2008 dan 2009 tercatat sekitar enam puluh sembilan ribu tiga ratus lima hektar  (69.305 HA) lahan potensi tambang disejumlah kawasan di KSB, telah resmi dikeluarkan Surat Ijin Eksplorasi Pertambangan  (SIEP) kepada lima perusahaan. yaitu PT Indotan.Inc seluas 31.204 ribu hektar, untuk Surat Ijin Penyelidikan Pendahuluan (SIPP) tambang emas dan minelar pengikut  (DMP) dikawasan pegunungan kecamatan Jereweh,Taliwang, Brang Rea,Brang Enen dan Seteluk KSB, termasuk juga Surat Ijin Pencadangan Wilayah  (SIPW) untuk eksplorasi Nomor 24.A-28- 2-2008 dan 34.B-06 3-2008 dengan luas lahan 23.242 ribu hektar yang telah diberikan secara resmi kepada PT.Sumbawa Barat Sejahtera Bersama  (PTSBSB) untuk pertambangan emas, tembaga,perak di wilayah kecamatan Brang Ene,Brang dan Jereweh KSB.

      Pemkab Sumbawa Barat melalui Kepala Dinas Perekonomian,Energi Sumber Daya Mineral, Kebudayaan dan Pariwisata  (Diskonesdmbupar) Drs. Hajamuddin pada wartawan membenarkan, bahwa Surat Ijin Penyelidikan Pendahuluan  (SIPP) serta Surat Ijin Pencadangan Wilayah (SIPW) atau SKPKP penyelidikan umum  secara resmi telah diberikan kepada masing-masing perusahaan, yaitu PT Indotan Inc dan PT Sumbawa Barat Sejahtera Bersama  (PTSBSB)  untuk pertambangan emas dan mineral pengikut  (DMP),  “Status investasi lima perusahaan tambang di KSB ini dapat dipastikan, karena tidak hanya resmi memegang Surat Ijin Kuasa Eksplorasi Pertambangan  (SIKEP) atau SKPKP untuk penyelidikan umum saja, namun prasasti atau MoU pembukaan kantor serta jaminan kesungguhan berupa deposito berjangka pda rabu  (14/4) lalu telah ditandatangani bersama Pemkab melalui PT Bank NTB cabang Taliwang,”  kata Hajamuddin optimis.

     Selain itu, ada tiga lagi perusahaan tambang batu mangaan yang saat ini sudah resmi memiliki SKPKP penyelidikan umum dan Surat Ijin Eksplorasi Pertambangan (SIEP), yaitu CV Bumi Nusantara  (CVBN) seluas 5200 ribu hektar, serta PT.Cagar Alam Lestari (PTCAL) dengan SKPKP penyelidikan umum pada lahan seluas 6.113 ribu hektar, sedangkan PT.Husny Lee Mining (PTHLM) yang awalnya hanya memiliki SKPKP untuk penyelidikan umum batu mangaan, dilanjutkan lagi dengan SKPKP ekspolrasi masing-masing seluas 130 hektar lahan dikawasan kecamatan Jereweh, ditambah lagi SKPKP ekplorasi nomor 10/12-01-2009 untuk tambang batu mangan seluas 3416 hektar diwilayah pegunungan kecamatan Sekongkang KSB,  “Ketiga perusahaan ini sudah resmi akan melakukan eksplorasi batu mangaan seluas 14.959 ribu hektar lahan di kawasan pegunungan Jerweh dan Sekongkang KSB,” Jelas Hajamuddin      

     Dijelaskan, kepastian komitmen dan investasi lima perusahaan tambang galian B itu, tidak hanya mengacu kepada SKPKP eksplorasi saja, namun didukung juga oleh berbagai persyaratan lainnya, termasuk penandatangan prasasti serta penyerahan deposito berjangka masing-masing untuk PT Sumbawa Barat Sejahtera Bersama  (PTSBSB) sebesar Rp.1,25 miliar, PT Cagar Alam Lestari (PTCAL) Rp.500 juta, PT Husny Lee Mining (PTHLM) Rp.500 juta, dan PT Bumi Nusantara (PTBN) senilai Rp.250 juta,  “PT Indotan Inc dan PT Sumbawa Barat Sejahtera Bersama (PTSBSB) sudah resmi akan melakukan eksplorasi tambang emas dan temabaga, sedangkan tiga perusahaan lainnya yaitu PT Husny Lee Mining  (PTHLM),  PT Cagar Alam Lestari  (PTCAL), dan PT Bumi Nusantara  (PTBN) akan melakukan penambangan batu mangaan,”  jelasnya.  (Hong).
SocialTwist Tell-a-Friend
 

Gold Price Update

Gas Price Update

Artikel Terkait

Komentar

 
Fahri: Kenaikan BBM Sekarang Tidak Tepat 21 Oktober 2014, 06.28 Administrator Utama
Fahri: Kenaikan BBM Sekarang Tidak Tepat
Fadli Zon: Belum Mendesak Menaikkan Harga BBM 16 Oktober 2014, 06.28 Administrator Utama
Fadli Zon: Belum Mendesak Menaikkan Harga BBM
DR RI: Kalteng Selalu Kesulitan BBM 16 Oktober 2014, 06.22 Administrator Utama
DR RI: Kalteng Selalu Kesulitan BBM