| Cadangan Donggi-Senoro Bertambah 25% |
|
|
|
| Oleh Administrator |
| Senin, 04 Januari 2010 17:10 |
Jakarta, Tambangnews.com.- Ada kabar menggembirakan. Pemerintah berhasil menemukan tambahan cadangan potensial di Donggi-Senoro sekitar 25%.“Kita sudah lihat ada cadangan potensial di dekat-dekat lapangan itu (Donggi-Senoro). Ada beberapa area yang masih berpotensi,” kata Dirjen Migas Departemen ESDM Evita H. Legowo disela-sela acara paparan akhir tahun Kinerja Departemen ESDM 2009, akhir pekan lalu Seperti dilansir oleh situs Dirjen ESDM. Tambangan cadangan itu, lanjut Evita, potensial untuk dikembangkan lebih lanjut. Namun apakah nanti peruntukannya untuk domestik atau ekspor, Evita belum mengetahuinya. Terkait peruntukan gas dari lapangan Donggi-Senoro, Evita menjelaskan, pihaknya telah menyiapkan empat opsi yaitu pertama, seluruh gas akan dipakai untuk memenuhi kebutuhan domestik, kedua, seluruhnya diubah menjadi LNG (ekspor), ketiga, perpaduan LNG dan untuk pabrik pupuk serta terakhir, perpaduan PNG dan untuk kebutuhan listrik. Opsi tersebut diserahkan untuk dibahas lebih lanjut pada Sidang Kabinet. Diharapkan pada Januari, telah diperoleh keputusan untuk pengembangan Donggi-Senoro. Untuk mengembangkan lapangan yang dioperatori PT Pertamina dan PT Medco itu, biaya yang diperlukan sekitar US$ 3,7 miliar, dengan perincian US$ 1,7 miliar untuk pengembangan upstream dan US$ 2 miliar untuk downstream. Dengan estimasi nilai tukar rupiah terhadap dolar sebesar Rp 10.000, maka biaya yang diperlukan sekitar Rp 37 triliun. Saat ini sudah ada 3 perusahaan yang menyatakan berminat membeli gas Donggi-Senoro yaitu PT Pupuk Sriwijaya (Pusri), PT Perusahaan Listrik Negara (PLN) dan PT Panca Amara Utama (PAU). Ketiga perusahaan itu, membutuhkan pasokan gas sekitar 211 MMSCFD. Jumlah ini hanya sebagian dari kapasitas produksi lapangan Donggi-Senoro. Untuk domestik, Konsorsium PT Pertamina dan PT Medco telah menurunkan harga jual gas menjadi antara US$ 5-6 per MMBTU dari US$ 6,16 per MMBTU. Penurunan harga jual gas Donggi-Senoro untuk konsumen domestik itu dengan persyaratan pembeli harus siap menyerap gas tersebut dan adanya kejelasan dari segi pembiayaan.*** |





Jakarta, Tambangnews.com.- Ada kabar menggembirakan. Pemerintah berhasil menemukan tambahan cadangan potensial di Donggi-Senoro sekitar 25%.







Efeknya adalah getaran di dalam dari ...
Saya sejak 2001 melakukan penelitian ...
ada baiknya mari sama2 kita pertimban...