Kamis, 11 Maret 2010
Home Berita Daerah Cadangan Donggi-Senoro Bertambah 25%
Cadangan Donggi-Senoro Bertambah 25% PDF Cetak E-mail
Oleh Administrator   
Senin, 04 Januari 2010 17:10
Jakarta, Tambangnews.com.- Ada kabar menggembirakan. Pemerintah berhasil menemukan tambahan cadangan potensial di Donggi-Senoro sekitar 25%.

“Kita sudah lihat ada cadangan potensial di dekat-dekat lapangan itu (Donggi-Senoro). Ada beberapa area yang masih berpotensi,” kata Dirjen Migas Departemen ESDM Evita H. Legowo disela-sela acara paparan akhir tahun Kinerja Departemen ESDM 2009, akhir pekan lalu Seperti dilansir oleh situs Dirjen ESDM.

Tambangan cadangan itu, lanjut Evita, potensial untuk dikembangkan lebih lanjut. Namun apakah nanti peruntukannya untuk domestik atau ekspor, Evita belum mengetahuinya.

Terkait peruntukan gas dari lapangan Donggi-Senoro, Evita menjelaskan, pihaknya telah menyiapkan empat opsi yaitu  pertama, seluruh gas akan dipakai untuk memenuhi kebutuhan domestik, kedua, seluruhnya diubah menjadi LNG (ekspor), ketiga, perpaduan LNG dan untuk pabrik pupuk serta terakhir, perpaduan PNG dan untuk kebutuhan listrik.

Opsi tersebut diserahkan untuk dibahas lebih lanjut pada Sidang Kabinet. Diharapkan pada Januari, telah diperoleh keputusan untuk pengembangan Donggi-Senoro.

Untuk mengembangkan lapangan yang dioperatori PT Pertamina dan PT Medco itu, biaya yang diperlukan sekitar US$ 3,7 miliar, dengan perincian US$ 1,7 miliar untuk pengembangan upstream dan US$ 2 miliar untuk downstream. Dengan estimasi nilai tukar rupiah terhadap dolar sebesar Rp 10.000, maka biaya yang diperlukan sekitar Rp 37 triliun.

Saat ini sudah ada 3 perusahaan yang menyatakan berminat membeli gas Donggi-Senoro yaitu PT Pupuk Sriwijaya (Pusri), PT Perusahaan Listrik Negara (PLN) dan PT Panca Amara Utama (PAU). Ketiga perusahaan itu, membutuhkan pasokan gas sekitar 211 MMSCFD. Jumlah ini hanya sebagian dari kapasitas produksi lapangan Donggi-Senoro.

Untuk domestik, Konsorsium PT Pertamina dan PT Medco telah menurunkan harga jual gas menjadi antara US$ 5-6 per MMBTU dari US$ 6,16 per MMBTU. Penurunan harga jual gas Donggi-Senoro untuk konsumen domestik itu dengan persyaratan pembeli harus siap menyerap gas tersebut dan adanya kejelasan dari segi pembiayaan.***
SocialTwist Tell-a-Friend
Comments
Add New Search
Write comment
Name:
Email:
 
Website:
Title:
 
:angry::0:confused::cheer:B):evil::silly::dry::lol::kiss::D:pinch:
:(:shock::X:side::):P:unsure::woohoo::huh::whistle:;):s
:!::?::idea::arrow:
 
Please input the anti-spam code that you can read in the image.
 

Pesan Singkat

Archives
05/03 11:33indahda yang bisa ngasih tau gak, ijin pertambangan di Sumbawa ada berapa yah?
01/03 16:34beibbko bisea pertambangan di indonesia jd amburadul....cobajdnyasalahkan cpp
17/02 00:03IEANTolong upload PP no. 22 tahun 2010 dan PP no 23 tahun 2010 dong.
16/02 16:26ghifabos apa sudah punya PP pertambangan no. 22 tahun 2010
11/02 00:30ukyuu no 4 2009 ko sdh dilaksanakan sementara belum ada ppx
11/02 00:29ukytambang rakyat ko disamakan dgn tambangan besar
09/02 14:33Rulngga ngerti deh..
09/02 14:33Rulnggak nger ti deh..
03/02 12:46ajothe jak anjing!!
29/01 10:22akhmadpp uu no 4 2009 kapan keluarnya?

Komentar

 

Agenda

March 2010
S M T W T F S
28 1 2 3 4 5 6
7 8 9 10 11 12 13
14 15 16 17 18 19 20
21 22 23 24 25 26 27
28 29 30 31 1 2 3