Jumat, 03 September 2010
Home Berita Daerah Eksekutif Fasilitasi MoU Baru PT Indomining
Eksekutif Fasilitasi MoU Baru PT Indomining PDF Cetak E-mail
Oleh Bimeks   
Rabu, 24 Juni 2009 17:44
Bima, Tambangnews.com.-     Kamis lalu, PT Indomining Karya Buana bertemu dengan investor lain untuk menjajaki penandatanganan  nota kesepahaman (MoU). Pertemuan itu difasilitasi oleh Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bima melalui Dinas Pertambangan dan Energi (Distamben) di ruang rapat Bupati Bima.
   Di luar kantor Pemkab Bima,  massa berdemo menyoal tambang mangan di Kawuwu Kecamatan Langgudu itu. Massa mendesak agar tambang itu ditutup.   
   Kepala Distamben, Drs Syahbudin AM, yang ditemui wartawan sebelum mengelar rapat, mengungkapkan pada pagi itu hendak memfasilitasi pertemuan antara PT Indomining Karya Buana dengan investor. “MoU antara investor itu adalah hal yang biasa, dalam pembuatan MoU itu harus atas sepengetahuan dan seijin pemerintah daerah,” ujar Syahbudin di depan Paruga Parenta.
   Syahbudin yang ditemani dua bawahannya dan dua investor asing berkulit putih, mengaku belum bisa berkomentar banyak sebelum rapat kesepakatan itu digelar. Saat itu tamu asing itu untuk memasuki ruang rapat Bupati, karena di dalam ruangan ditunggu pihak PT Indomining yang sejak pagi hadir.
   Di luar gerbang kantor Pemkab Bima, demo penolakan tambang mangan itu terus bergelora. Bahkan, sempat terjadi ketegangan antara mahasiswa pendemo dengan pihak keamanan.  
   Beberapa menit setelah massa bubar, sekitar pukul 13.30 Wita, satu persatu peserta rapat keluar ruangan. Kepala Distamben pun keluar dan langsung menuju mobilnya. Investor berjalan menuju arah belakang kantor Pemkab Bima.
   Syahbudin yang dihubungi lewat saluran telepon beberapa jam seusai rapat, mengaku, antara kedua investor tersebut belum terjadi kesepakatan atau penandatanganan MoU. Hal itu dsebabkan belum lengkapnya beberapa berkas administrasi.
   “Masih ada beberapa administrasi yang belum lengkap, makanya belum ada MoU. Saya belum bisa menjelaskannya secara rinci,” ujarnya. (BE.18)
SocialTwist Tell-a-Friend
Comments
Add New Search
herman effendy   |61.247.41.xxx |2009-07-29 21:35:14
sebenarnya dengan kehadiran investor di bima merupakan manivestasi untuk
kemajuan indrustri yang akan berdampak pada peningkatan taraf hidup masyarakat
Bima sendiri.mau tidak mau,suka tidak suka kita harus membuka diri bila daerah
kita mau maju.tanpa ada industri,tak mungkin kita akan meningkatkan tarap hidup
masyarakat.saran saya agar Pemerintah dapat menyeleksi betul Investor yang akan
menanamkan modal nya di Bima.
Anonymous   |125.165.88.xxx |2009-08-14 08:22:08
Write comment
Name:
Email:
 
Website:
Title:
 
:angry::0:confused::cheer:B):evil::silly::dry::lol::kiss::D:pinch:
:(:shock::X:side::):P:unsure::woohoo::huh::whistle:;):s
:!::?::idea::arrow:
 
Please input the anti-spam code that you can read in the image.
 

Pesan Singkat

Archives
30/08 03:06davidRS
30/08 03:05davidrumah
30/08 03:05davidbiaya
30/08 03:05davidperkemnangan sakit
30/08 03:05davidrumah
30/08 03:05davidperkembangan
30/08 03:05davidbiaya
30/08 03:05davidperkembangan harga kaca mata
25/07 00:22Abraham Litinau * Abraham Litinau PT Pathi Resources yang telah mengantongi Ijin Eksploirasi dari Gubernur NTT telah melakukan pemboran kurang lebih di 44 titik di sekitar kawasan hutan Taman Nasional Laiwanggi Wanggameti. Masyarakat Sumba Timur menolak keras karena gunung wanggameti adalah satu-satunya sumber air yang menghidupi manusia , binatang dan tumbuh-tumbuhan di wilayah itu. DPRD NTT melalui fraksi-Fraksi telah meminta Gubernur NTT untuk mencabut ijin eksploirasi Tambang rersebut karena tegakan hutan disumba hanya tersisa 6% .
24/07 23:02abraham litinaumohonh keseriuasan gubernur NTT dalam menanggapi persoalan tambgang di kawasan hutan lai wanggi wanggameti kab.sumba timur

Agenda

September 2010
S M T W T F S
29 30 31 1 2 3 4
5 6 7 8 9 10 11
12 13 14 15 16 17 18
19 20 21 22 23 24 25
26 27 28 29 30 1 2