Pertamina Akan Ekspansi Ke Irak dan Afrika
Jakarta, Tambangenws.com.- BuMN Perminyakan Indonesia PT Pertamina (Persero) saat ini sedang mengincar blok minyak di Mauritania Afrika Barat, dan Irak, demikian penjelasan Direktur Utama Pertamina Karen Agustiawan di Kantor Kementerian BUMN, Jakarta, Kamis (2/7).
"Pertamina akan masuk ke Mauritania, blok minyak juga," jelas Karen.
Namun dalam penjelasannnya Karen tidak menyebutkan blok mana yang menjadi incaran Pertamina di Mauritania, yang terletak di Afrika Barat. Diakuinya skema kontrak kerjasama di Afrika Barat lebih baik dibandingkan persyaratan kontrak di negara-negara Afrika Utara yang menggunakan pola "service contract".
Rencana Pertamina mengincar blok minyak di Mauritania Afrika Barat ini tanpa tanpa menggandeng mitra atau pihak manapun.
Disamping mengincar Afrika, Pertamina juga sedang serius mengikuti tender putaran kedua yang dilaksanakan Pemerintah Irak.(tn02)
Harga BBM Non Subsidi Berubah 1 Juli
Jakarta, Tambangnews.com.- Pemerintah menetapkan harga baru Terhitung tanggal 1 Juli 2009 pukul 00.00 WIB harga BBM non-subsidi Pertamina yang terdiri dari Pertamax, Pertamax Plus dan Pertamina Dex mengalami perubahan harga sebagai berikut :
Jenis BBK/ Lokasi
| Harga Jual SPBU 01 Juli 2009 (Rp)
| Harga Jual SPBU 15 Juni 2009 (Rp) |
| I. PERTAMAX PLUS |
- Batam
| 6.500 | 6.200 |
- UPms I
| 7.100 | 6.800 |
- SPBU Medan Bersaing
| 7.000 | 6.700 |
- UPms III
| 6.900 | 6.600 |
- UPms IV
| 7.100 | 6.700 |
| - UPms V | 7.100 | 6.800 |
- UPms VI
| 7.100 | 6.800 |
| II. PERTAMAX |
- UPms I
| 6.850 | 6.550 |
- SPBU Medan Bersaing
| 6.750 | 6.450 |
- UPms II
| 6.850 | 6.550 |
- Bangka
| 7.900 | 7.650 |
- UPms III
| 6.300 | 6.000 |
- SPBU Jakarta Bersaing
| 6.200 | 5.900 |
- SPBU Extra Bersaing
| 6.200 | - |
- UPms IV
| 6.750 | 6.250 |
| - UPms V | 6.750 | 6.450 |
- Bali
| 6.800 | 6.500 |
- UPms VI
| 6.800 | 6.500 |
- UPms VII
| 6.800 | 6.500 |
- Palu
| 7.800 | 7.500 |
III. BIO PERTAMAX
|
- UPms III
| 6.300 | 6.000 |
- SPBU Bersaing Jakarta
| 6.200 | 5.900 |
- SPBU Extra Jakarta
| 6.200 | - |
| - UPMS V | 6.750 | 6.450 |
| - Bali | 6.800 | 6.500 |
IV. PERTAMINA DEX SPBU
|
- UPms III
| 7.000 | 6.550 |
- UPms IV dan V
| 7.000 | 6.550 |
Harga Jual Pertamina Dex Kemasan
Harga produk Pertamina Dex Kemasan sebagai berikut :
UPMS III
| UPMS IV
|
| 01 Juni 2009
| 15 Juni 2009
|
| 01 Juni 2009
| 15 Juni 2009 |
Pertamina Dex
| Pertamina Dex |
Kemasan + isi:
| Kemasan + isi: |
Kemasan 10L
| 88.400 | 83.900
| Kemasan 10L
| 88.400 | 83.900 |
Kemasan 20L
| 175.400 | 166.400
| Kemasan 20L
| 175.400 | 166.400 |
Isi/ refil:
| Isi/ refil: |
Kemasan 10L
| 78.000 | 73.500
| Kemasan 10L
| 80.000 | 75.500 |
Kemasan 20L
| 156.000 | 147.000
| Kemasan 20L
| 160.000 | 151.000 |
Dana Asing Akan Biayai Divestasi Newmont 
Mataram, Tambangnews.com.- Konsorsium bentukan Tiga Pemda (Pemda Pemprov NTB, Pemda Sumbawa dan Pemda KSB) tetap melakukan berbagai upaya agar saham Divestasi PT Newmont Nusatenggara (PTNNT) dapat dimiliki oleh ketiga Pemda tersebut.
Saat ini saham yang diincar oleh ketiga pemerintah daerah sebesar 10 persen senilai US $ 391 juta atau Rp4,1 triliun milik perusahaan multi nasional PT Newmont Nusa Tenggara (NNT) yang menggarap tambang di Kecamatan Jereweh Kabupaten Sumbawa Barat (KSB).
Juru Bicara Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Barat (Pemprov NTB) Andy Hadianto, Sabtu (27/6) lalu menegaskan tidak menjadi masalah penggunaan dana pembiayaannya dari bank di luar negeri. Yang terpenting perusahaan mitra tersebut adalah perusahaan nasional.
‘’Nggak ada masalah kalau bank asing yang ikut membiayai, asal perusahaannya nasional,’’ kata Andy seperti ditulis lomboknews.
Menurutnya, tidak mudah perusahaaan memiliki dana sebesar nilai saham yang hendak diambil alih tersebut. Sampai saat ini, sudah dua perusahaan yang melakukan presentasi kemitraan perusahaan pembiayaan VALCO Corp dan Amstelco Plc.Ltd. Untuk pendanaannya, Valco Corp menggandeng Royal Bank of Scotland Perwakilan Malaysia dan PT Batavia-Indogroup menggandeng Amstelco London. Rencananya menyusul PT Buma dari kelompok PT Bumi Resources juga akan ikut menjadi calon mitra.
Andy Hadianto pun mengemukakan bahwa peminat yang lain masih ada kesempatan. Bulan Juli yang akan datang baru akan dilakukan beauty contest perusahaan yang berminat ikut kemitraan pemda untuk membeli saham PT NNT tersebut. Sedangkan batas waktu transaksinya, 31 September 2009 mendatang.
Diutarakannya bahwa tidak sulit untuk menentukan mitra pemda yang akan bergabung dengan PT Daerah Maju Bersaing yang didirikan oleh Pemprov NTB, KSB dan Kabupaten Sumbawa. Sebab, kata Andy, penentuannya tidak dilakukan melalui pelelangan. ‘’Insya Allah ketiga pemda kompak karena kalau ada yang ngeyel maka divestasi tidak bisa dilakukan," tegasnya.
Terkait dengan keinginan Tiga Pemda di NTB untuk tetap mengandeng pihak asing, Menteri BUMN Sofyan Djalil senin (22/6) lalu menegaskan bahwa Kerja sama dengan pihak asing tidak sesuai dengan ketentuan divestasi
Menurutnya sesuai dengan ketentuan divestasi yang mengharuskan pembelian saham dilakukan pihak Indonesia maka Newmont wajib menjual sahamnya kepada kepada pihak Indonesia.
"Jika pemerintah daerah mengandeng perusahaan asing, maka kondisinya sama saja dengan saat ini." Jelas Sofyan.(tn02)
PTNNT Raih Sertifikasi Internasional Pengelolaan Lingkungan dan Keselamatan
Benete, Tambangnews.com.- General Manager Operations PT Newmont Nusa Tenggara (PTNNT), Darren Hall mengatakan, pada 12 Juni 2009 lalu di Batu Hijau secara resmi memperoleh sertifikasi Environmental Management System ISO 14001 dan Occupational Health & Safety Management System OHSAS 18001. Penghargaan ini diperoleh setelah menjalani serangkaian audit independen menyeluruh yang berakhir Maret lalu.
“ISO14001 dan OHSAS18001 merupakan standar keunggulan yang diterima dan diakui secara internasional. Keberhasilan kita memperoleh sertifikasi ini akan meningkatkan reputasi kita di mata para pemangku kepentingan dan sesama perusahaan tambang,” kata Darren Hall dalam siaran persnya yang diterima redaksi Selasa (30/6) sore.
Dikatakan, ini merupakan prestasi yang luar biasa yang merupakan pengakuan pihak luar atas pengelolaan Lingkungan dan Keselamatan kelas dunia yang dilakukan dalam upaya PTNNT untuk mewujudkan visi: menjadi perusahaan tambang yang paling dihargai dan dihormati melalui pencapaian kinerja terdepan dalam industri tambang.
“Saya ucapkan terima kasih atas upaya terus-menerus yang ditunjukkan para karyawan untuk menjadi yang terdepan dalam bidang keselamatan, perlindungan lingkungan dan tanggung jawab sosial. Saya juga ucapkan terima kasih kepada semua pihak dan para pemangku kepentingan yang terlibat dalam pencapaian prestasi internasional ini,” katanya. (*/tn01)
RS Pertamina Akan Menjadi Holding RS BUMN
Jakarta, Tambangnews.com.- Pemerintah berencana akan menjadikan Rumah sakit di bawah PT Pertamina menjadi Holding RS BUMN unggulan dan menjadi RS yang professional dan kompetitif dengan penekanan korporasi.
“RS BUMN memiliki potensi dikembangkan utamanya RS yang lokasinga strategis yang saat in ada tiga, yaitu rumah sakit milik Pertamina, Pelni dan Krakatau Steel, sehingga bisa menjadi RS besar dan orang tidak perlu ke luar negeri seperti ke Singapura,” Jelas Menteri Negara BUMN Syofyan Djalil dalam raker dengan Komisi VI DPR RI Jakarta, Senin (29/6).
Sofyan menjelaskan fakta bahwa saat ini ada kekuatiran terhadap orang Indonesia, mereka lahir, mencari uang dan makan di Indonesia, tapi mati di RS Singapura dan ini menjadi masalah bagi pemerintah Indonesia.
Dijelaskannya pemerintah harus membangun rumah sakit yang lebih layak dan baik, namun yang lebih mudah ditransformasi adalah RS BUMN yang dimiliki oleh Pertamina, meski RS swasta semacam itu sudah ada.
"Tujuan RS BUMN termasuk milik Pertamina dijadikan Holding BUMN, adalah untuk menata kembali kondisi tersebut, sehingga semua aset Pertamina non korporat diserahkan ke Badan Pengatur Hilir (BPH), sehingga Pertamina benar-benar memfokuskan diri pada bisnis." Jelasnya.
PTBA Serahkan Bantuan Rp10 Milyar Untuk Pembangunan Gor Muara Enim
Tanjung Enim, Tambangnews.com.- PT Bukit Asam (Persero) Tbk (PTBA) menyerahkan bantuan lanjutan pembangunan Gedung Olah Raga (GOR) Muara Enim senilai Rp 10 Milyar kepada Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Muara Enim.
Berita acara serahterima bantuan tersebut ditandatangani oleh Direktur SDM dan Umum PTBA, Mahbub Iskandar dan Plt. Bupati Muara Enim, Muzakir Sai Sohar, bertempat di Operation Room Kantor Bupati Muara Enim, Jumat (26/6) lalu.
Dalam Siaran Persnya PTBA menjelaskan, total bantuan PTBA yang telah diserahkan kepada Pemkab Muara Enim untuk pembangunan kawasan olahraga Muara Enim seluruhnya mencapai Rp 25 Milyar. Bantuan tersebut diberikan secara berkesinambungan mulai tahun 2006 sampai dengan 2008 senilai Rp 5 milyar per tahap.
Direktur SDM dan Umum Mahbub Iskandar mengatakan, peningkatan kontribusi dalam pembangunan GOR Muara Enim tahun ini tidak terlepas dari meningkatnya kinerja keuangan perusahaan tahun 2008. “Pada tahun 2008 lalu, total pendapatan pemerintah dari PTBA melalui pajak langsung, pajak tidak langsung, dividen, penerimaan negara bukan pajak, kontribusi (SWP3D) kepada Pemprov Sumsel, Pemkab Muara Enim, Pemkab Lahat dan Pemprov Lampung serta sumbangan lainnya mencapai Rp 1,3 triliun,” ujarnya.
Kemudian, kata Mahbub, berdasarkan hasil RUPS Tahun Buku 2008 yang berlangsung pada 28 Mei 2009 lalu, PTBA juga membagikan keuntungan perusahaan tahun 2008 melalui dividen kepada pemerintah dengan total nilai sebesar Rp 565,6 milyar. “Dari jumlah tersebut, dividen untuk pemerintah pusat sebesar Rp 555,2 milyar, Pemprov Sumsel sebesar Rp 7,9 milyar dan untuk Pemkab Muara Enim sebesar Rp 2,5 milyar. Nilai dividen yang diterima pemerintah pusat dan daerah tersebut didasarkan persentase kepemilikan sahamnya di perusahaan.”
Sebagai perusahaan yang senantiasa konsisten melaksanakan tanggung jawabnya kepada masyarakat dan lingkungan sekitar, PTBA saat ini telah melaksanakan beberapa bidang program yakni bidang ekonomi, sosial, dan Lingkungan.
Kegiatan di bidang ekonomi dilaksanakan melalui program Kemitraan Perusahaan dengan para pengusaha Kecil dan Koperasi. Kegiatan di bidang Sosial direalisasikan melalui program Bina Lingkungan, sedangkan untuk bidang Lingkungan dilaksanakan melalui program kegiatan penghijauan yang dinamakan Green Mining Program.
Pelaksanaan program CSR untuk bidang Sosial terdiri atas bantuan Pendidikan/pelatihan, Kesehatan, Pengembangan Sarana-Prasarana Umum, Sarana Ibadah dan Pelestarian Alam. Untuk tahun 2008 saja, dana yang telah direalisasikan untuk bidang ini di wilayah Sumsel adalah sebesar Rp 15,89 Milyar. Dari jumlah tersebut 91 % diantaranya atau sebesar Rp 14,56 Milyar direalisasikan untuk program bidang sosial di Kabupaten Muara Enim dan Lahat.
Untuk program CSR bidang Ekonomi, pada tahun 2008 lalu telah terealisasi penyaluran dana kemitraan di Wilayah Propinsi Sumsel sebesar Rp 6,18 Milyar. Dari jumlah dana kemitraan tersebut 64 % diantaranya atau sebesar Rp 3,98 Milyar disalurkan kepada Usaha Kecil dan Koperasi dalam bentuk dana pinjaman lunak serta dana pembinaan di daerah Kabupaten Muara Enim dan Lahat, meliputi usaha di sektor-sektor industri, perdagangan, peternakan, perikanan dan sektor jasa.
Kemudian untuk Program CSR Bidang Lingkungan, khususnya di UPTE yang meliputi daerah Muara Enim dan Lahat, pada tahun 2008 lalu telah dilaksanakan beberapa kegiatan antara lain: penataan dan reklamasi lahan pasca tambang (penanaman pohon penghijauan) seluas 181 Ha atau 164,6 % dari rencana seluas 110 ha, pengkayaan tanaman sebanyak 61.555 batang, bantuan bibit tanaman produktif dan tanaman buah-buahan kepada masyarakat desa sebanyak 5.500 batang serta penanaman sebanyak 73.692 pohon di lingkungan luar lokasi tambang dalam program Green Mining bersama masyarakat.
Mahbub berharap, mudah-mudahan saja kewajiban dan kontribusi PTBA di masa depan akan lebih baik dari yang sudah ada. Walaupun pergerakan harga di dunia sedikit mengganggu. Karena dari hasil kinerja perusahaan di masa-masa yang sulit ini bisa dilalui dengan baik. Semua ini juga berkat bantuan dari seluruh pihak di pemerintahan kabupaten Muara Enim.
Sementara itu Plt Bupati Muara Enim, Muzakir Sai Sohar mengatakan kawasan olahraga Muara Enim yang dikenal dengan nama GOR Pancasila tersebut, kini telah diubah namanya menjadi Stadion Utama Sekundang Bara.
”Bantuan lanjutan pembangunan Stadion Utama Sekundang Bara sebesar Rp 10 miliar yang diserahkan oleh PTBA ini akan dialokasikan ke APBD tahun 2009. Untuk selanjutnya kami sudah merencanakan pembangunan yakni arsitektur, pemasangan rumput, lapangan basket dan voli. Dan pada 2010 mendatang direncanakan untuk membangun lapangan tenis indoor dan outdoor, lapangan futsal dan panjat dinding,” ujarnya.
Muzakir berharap dengan dibangunnya sarana dan prasarana olahraga di kabupaten Muara Enim, kaum muda dapat leluasa memanfaatkan dan mengembangkan kemampuannya di bidang olahraga yang akhirnya dapat melahirkan atlit-atlit olahraga yang handal dan dapat membanggakan daerah khususnya kabupaten Muara Enim.(*/tn03)
bener bang, ni lagi marak pembagian t...
ya itu yang hebat berpikir mandiri n ...
Hati-hati Tidak semuanya Org lokal ak...
Saya yakin... anggota legislatif DPRD...
menarik, kalau sudah ada penawar saha...